
Terik mentari menggigit setiap inci kulitmu
Namun kau tetap di situ
Meneruskan usahamu
Agar dapat menghidupi anak-anakmu
Tanpa ragu-ragu
Kau membuang darjatmu
Tanganmu yang suatu ketika dulu lembut, halus & terjaga
Kini kering, keras dan tak bermaya
Hidupmu yang dulu manja dikelilingi kemewahan dan hilai tawa
Berganti kepayahan, keperitan dan titisan air mata
Namun demi harga diri
Kau tak pernah meminta-minta
Kau tempuhi segalanya dengan keringat dan belikatmu sendiri
Agar kami anak-anakmu dapat kau suapi
Dari rezeki halal yang walaupun jarang mencukupi
tapi dari titik peluh suci
dari kasih sayang murni

Kami rajin menimba ilmu
tabah menghadapi segala sesuatu
Jangan sesekali lupakanNya, pesanmu
Kerana katamu tanpa mengingatiNya
akan hilang harga diri
akan terbang nilai murni
akan terabai jiwa suci
Dan hari ini
Kau boleh berbangga dengan kami
kerana dari jerih-payahmu
kami bangkit berdiri penuh harga diri
Berkat kasihmu, berkat doamu
Terima kasih IBU!
"Ya Allah, Ya Rabbal 'Alamin, limpahilah semua para Ibu dengan belas kasihan dan kasih sayangMu, dan lindungilah mereka ya Allah di bawah naunganMu dan jika mereka leka, berilah peringatan agar mereka bertaubat padaMu dan ikatlah hati-hati mereka supaya tidak terurai dari mengingatiMu...Amin...Ya Rabbal 'Alamin."
(Source of image : Iceberg Rose from www.mooseyscountrygarden.com)
Kasih ibu membawa ke syurga..........
ReplyDeleteSalam D'Rimba,
ReplyDeleteBanyak maknanya ungkapan tu, kan? (:-D
Mia mom's,
ReplyDeleteSelamat Hari Ibu. Biar pun ibu kesayangan saya telah berpulang ke Ramhatullah 2 tahun lalu, tetapi ingata dan kenangan saya bersamanya tetap dilubuk hati saya.
Boleh dikatakan setiap nafas dan urat nadi saya berdenyut saya masih mengingati ibu. Ibu satu kurniaan yang sempunra dari Allah buat saya dan buat kita semua.
AL FATIHA BUAT IBU SAYA dan semua ibu di seluruh dunia. Terima kasih ibu yang telah mendewasakan kami semua sehingga ke saat ini.
Salam Zedmagel (:-D)
ReplyDeleteAl-Fatihah! Ya, mari kita sama-sama mendoakan semua para Ibu di seluruh dunia yang masih ada dan yang telah meninggalkan kita dengan kasih sayang mereka. Dan mari kita doakan kesejahteraan mereka tiap2 kali berdoa sesudah solat.
salam Mia's Mom,
ReplyDeletekasihnya ibu sampai ke syurga. memang tidak akan terbalas segala jasa dan pengorbanan dari ibu. cuma doa dapat dipanjangkan agar ibu-ibu kita dirahmati dan diberi tempat yang istimewea disisiNYa.
Salam DrSam,
ReplyDeleteMemang takkan terbalas. Semoga kita tidak pernah lupa berdoa untuk mereka setiap kali selepas solat.
wow! white Rose? isn't it? very beautiful pic. I hope I can grow white rose in my little garden in my area.
ReplyDeleteHi Analuz,
ReplyDeleteThey call it Iceberg Rose. My poem is about a Mother's sacrifice and I feel that the white rose can symbolise the of purity of love from a Mother. I do wish I have it in my garden too! (:-D)
Cheers!
salam kak, thanks for adding and also visiting my teratak usang. Ehehe...jarang nak dapat update since so busy with my jihad down here. Kalau nak dibuat post mortem, bedah siasat, lab test segala....kasih ibu ni memang tiada bandingannya...countless apa yg my mum dah buat..memang tak terbalas. The least i can do, show my love dan buat terbaik untuk beliau..selamat hari ibu
ReplyDeleteSalam Arsaili,
ReplyDeleteThank you to you too! (:-D), sebab blog kakak amatlah sederhana. Just to keep me insane at times. All the Best for your Jihad (:-D). Insya Allah, I'll be doing my Jihad soon, kalau tak ada aral melintang or membujur. Salam.
Ibu pengorbanan amat luar biasa.....Aku cukup terkesima dengan kata-katamu cukup indah belaka melarik makna leluhur di jiwa.
ReplyDeletekasih ibu tiada tolok bandingnya.
ReplyDeleteblogwalking di malam hari berkunjung ke rumah sobat baik yang sudah kenal ataupun yang baru kenal salam hangat selalu kawan
ReplyDeleteSalam D'Rimba (:-D
ReplyDeleteTerimakasih ya. Sudah lama saya tak berkesempatan menjenguk blog. Maaf.
Salam Kuntong (:-D
ReplyDeleteKasih Ibu tiada duanya
Salam Bunga,
ReplyDeleteTerimakasih kerana sudi melawat blog saya. Insya Allah tak lama lagi akan ada beberapa puisi untuk dihayati